Breaking News
Breaking News
12 Juli 2024Sosialisasi Optimalisasi Peran Masyarakat dan Pemanfaatan Teknologi Pemasangan Sensor Biogas (Pesen Gas) dalam Pengawasan Infrastruktur EBT terbangun Cabang Dinas ESDM Wilayah Semarang Demak, Rabu, 10 Juli 2024, dilanjutkan Launching dan pembagian bendera merah putih.
Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan ekonomi, kebutuhan energi
akan mengalami peningkatan. Saat ini kita lebih banyak memakai sumber energi
fosil untuk memenuhi kebutuhan energi di dunia, mengakibatkan cadangan energi
fosil yang semakin menipis. Untuk itu perlu dipikirkan transisi dari energi
fosil ke energi baru terbarukan (EBT). Seiring dengan kebijakan pembangunan Nasional
maupun Daerah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Prov. Jawa Tengah melalui
Cabang Dinas ESDM Wilayah Semarang Demak melaksanakan pembangunan infrastruktur
EBT untuk membantu masyarakat dalam bertransisi energi antara lain lewat
Digester Biogas dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi sumber energi antara
lain digunakan untuk memasak maupun penerangan. Dengan melibatkan peran serta masyarakat dan teknologi, Sensor diharapkan infrastruktur biogas terbangun lebih terpelihara dan terus berkelanjutan
Pembangunan digester biogas ini mempunyai dua keuntungan
yaitu mengurangi polusi bau dan kotor yang ditimbulkan dari pengelolaan kotoran
sapi yang tidak tertata dengan baik, selain itu juga berkontribusi terhadap pengurangan
efek rumah kaca, dan penghematan pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan harian karena
bisa mengurangi penggunaan gas lpg dan minyak tanah yang bersumber dari sumber
energi fosil. Selain pembangunan-pembangunan infrastruktur energi baru
terbarukan (EBT) yang telah dilaksanakan, keberlangsungan atas infrastruktur
EBT tersebut juga perlu dipikirkan begitu kata Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah
Semarang Demak, Tyas Andajani, ST dalam Sosialisasi Pengawasan Digester Biogas
dengan mengotimalkan peran Masyarakat dan Teknologi pemasangan sensor gas di
Desa Gondang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal pada tanggal 10 Juli 2024.
Jangan sampai Digester yang sudah dibangun di tengah jalan tidak digunakan dan
tidak berfungsi optimal, sehingga perlu pelibatan dan peran serta aktif masyarakat
dalam perawatan dan keberlangsungan digester biogas yang sudah dibangun ini
sehingga transisi energi bisa berjalan dengan baik. Terkait dengan pengawasan
terhadap keberlanjutan infrastruktur EBT yang telah dibangun, Cabang Dinas
Semarang Demak telah memanfaatkan teknologi digital melalui pemasangan sensor
yang bisa membantu masyarakat/petugas dalam melakukan indikasi apakah biogasnya
berfungsi dengan optimal atau tidak untuk dilakukan perbaikan/perawatan. Dengan
alat ini diharapkan dapat membantu masyarakat dapat mengidentifikasi serta melakukan
perbaikan/perawatan pada digester biogasnya secara mandiri sehingga menghemat
waktu dan biaya, Kasi Energi, Yan Herwindo Arita, ST menjelaskan. Selain di Desa
Gondang, Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal, sensor biogas serupa juga akan
dipasang di Desa Rejosari dan Sido Rejo, Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak.