Kembali ke Berita

Jawa Tengah Siap Jadi Pelopor PLTS Terapung, Dua Waduk Jadi Proyek Perdana

13 July 2025 3sdm4dm1n 1261 pembaca
Jawa Tengah Siap Jadi Pelopor PLTS Terapung, Dua Waduk Jadi Proyek Perdana
INDORAYA – Provinsi Jawa Tengah akan memulai proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di dua lokasi sebagai langkah awal pemanfaatan energi baru terbarukan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Agus Sugiharto, menyampaikan bahwa dua waduk yang dipilih adalah Waduk Kedungombo di Kabupaten Sragen dan Waduk Gajahmungkur di Kabupaten Wonogiri.

Agus menuturkan, selain dua lokasi tersebut, masih ada sejumlah daerah lainnya yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pengembangan PLTS terapung.

Dengan begitu, rencana pemanfaatan tenaga surya tidak akan terbatas pada Waduk Kedungombo dan Gajahmungkur saja.

“Waduk kita sangat potensi untuk dikemabangkan. Seperti di Kedungnanas [Blora], Jati Barang [Kota Semarang], Gentung Bener [Purworejo], Jragung [Semarang] itu punya potensi besar. Belum lagi waduk yang akan dibangun di Karangjati [Semarang]. Itu semua bisa mengoptimalkan kebutuhan tenaga surya,” kata Agus saat ditemui di kantornya, Rabu (9/7/2025).

Meski demikian, Agus mengakui masih ada tantangan dalam pengembangan PLTS, terutama untuk skala rumah tangga. Menurutnya, tingginya biaya awal dan kebutuhan akan teknologi serta perawatan menjadi kendala utama yang menyebabkan energi surya belum banyak diminati masyarakat.

“Kondisi ekonomi tidak semuanya bisa menjangkau. Kemudian juga butuh teknologi yang enggak semua orang bisa lakukan maintenance. Kesadaran masyarakat kita mengenai pentingnya EBT juga masih kurang. Di sisi lain, pemerintah masih berikan subsidi kepada energi fosil yang membuat warga terlena,” ucapnya.

Agus juga menyoroti bahwa pembangunan PLTS skala besar seperti di atas waduk membutuhkan investasi yang signifikan. Namun, ia belum merinci besaran dana yang diperlukan untuk mewujudkan proyek tersebut.

“Teknologi yang kita gunakan belum mampu produksi sendiri. Kita masih tergantung luar. Sehingga produksi PLTS dalam negeri harga masih mahal,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Agus menegaskan pentingnya peran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya transisi menuju energi bersih. Selain itu, pemerintah daerah juga berperan dalam mempercepat hilirisasi industri hijau atau green industry demi mendukung target energi terbarukan.

“Di sini, ESDM, melakukan sosialisasi dan edukasi agar bisa transisi energi. Harapan kami kedepan energi ramah lingkungan,” harapnya.



sumber: https://indoraya.news/jawa-tengah-siap-jadi-pelopor-plts-terapung-dua-waduk-jadi-proyek-perdana
Bagikan Informasi
// */