Jangan Pernah Merasa Bisa Sendiri

Semarang – Memajukan dan membangun daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah semata, melainkan juga merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pusat. Karenanya sinergitas antara provinsi dengan kabupaten dan kota mutlak diperlukan dalam pembangunan untuk kesejahteraan rakyat.

“Jangan pernah merasa bisa membangun Jawa Tengah tanpa melibatkan pemerintah kabupaten dan kota. Kita harus bersinergi dan bersama-sama mengefektifkan pemerintahan dalam perencanaan pembangunan guna memajukan daerah,” ujar Wakil Gubernur Drs H Heru Sudjatmoko MSi saat memberi sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, di Hotel Oak Tree Semarang, Kamis (30/3).

Menurut dia, musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) menjadi sarana untuk mencapai efektivitas pembangunan di berbagai sektor sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga melalui musrenbang wilayah maupun tingkat provinsi, diharapkan sasaran dan target pembangunan daerah dapat dilaksanakan dengan implementasi program skala prioritas.

Selain itu, kata Heru, juga untuk memastikan sinergitas penyelesaian persoalan bersama, terutama pada indikator mikro seperti pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan inflasi. Sejumlah persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemprov, melainkan harus ada dukungan dari semua pihak terutama dari pemkab dan pemkot. Karenanya, sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan harus mampu menggerakkan sektor ekonomi, memperhatikan penanganan kesehatan, serta tidak kalah penting di bidang pendidikan, terciptanya sumber daya manusia berkualitas.

“Pertumbuhan investasi di daerah juga harus mendapat perhatian, karena dengan tersedianya lapangan kerja di sektor industri di berbagai daerah maka tingkat pengangguran berkurang. Jika rakyat bekerja daya beli menjadi meningkat, petani, nelayan, UMKM ikut sejahtera,” bebernya.

Sementara itu terkait prioritas pembangunan Jateng tehun 2017, Pemprov Jateng mempriortaskan di enam sektor. Yakni peningkatan ketahanan pangan dan energi, percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, pemantapan pembangunan infrastruktur sumber daya alam dan lingkungan hidup, pengurangan risiko bencana.

Sekretaris Bappeda Jateng Agung Tejo Prabowo menambahkan, rakor yang dipimpin Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko dan dihadiri kepala/perwakilan Bappeda se-Jateng itu, bertujuan untuk menindaklanjuti hasil musrenbang wilayah yang telah diselenggarakan di enam daerah eks-Karesidenan selama Maret 2017.

Melalui kegiatan tersebut, lanjut dia, semua hasil diskusi musrenbangwil khususnya terkait usulan dari kabupaten/ kota, masyarakat hingga tingkat desa yang ditujukan kepada pemprov, pemkab, pemkot, maupun pemerintah pusat akan ditindaklanjuti bersama lintas sektoral.

“Juga memastikan bahwa kegiatan atau usulan mempunyai konektivitas dengan prioritas-prioritas program pembangunan yang harus segera diselesaikan,” katanya.

Penulis : Mn, Humas Jateng
Editor : Ul, Diskominfo Jateng