Longsor Lagi di Dua Titik, Jalur Magelang – Boyolali Tak Dapat Dilewati

TRIBUNJATENG.COM- Tanah longsor rupanya tak kunjung berhenti mengintai sejumlah kawasan di Kabupaten Magelang.

Pada Rabu (1/2/2017) malam, bencana tersebut melanda dua titik sekaligus di Kecamatan Sawangan, yaitu di Dusun Gintung, Desa Ketep, serta Dusun Windusabrang, Desa Wonolelo.

Padahal, untuk Dusun Gintung, pada Senin (30/1/2017) malam lalu baru saja dilanda longsor.

Akibatnya, akses jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Magelang dengan Boyolali, kembali tertutup material dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Tingginya intensitas hujan lagi-lagi menjadi penyebab utama terjadinya peristiwa itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, hujan lebat yang terjadi sejak siang hingga malam hari, mengakibatkan tebing di jalan Magelang-Boyolali tak sanggup menampung air yang sudah terlampau banyak terserap.

Ia mengatakan, longsor terjadi pada kisaran pukul 20.15 WIB.

“Ada rekahan di tebing, ditambah kondisi tanahnya yang gembur dan lembek. Akses jalan pun langsung ditutup total, karena memang tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan,” katanya.

Edy melanjutkan, karena hujan lebat yang masih mendera sampai menjelang dini hari, serta kekhawatiran terjadi longsor susulan, proses pengangkatan material baru dilakukan pada Kamis (2/2/2017) pagi.

Untuk itu, pihaknya mendatangkan satu unit alat berat dari Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. (Tribunjogja)

Sumber: http://jateng.tribunnews.com/2017/02/02/longsor-lagi-di-dua-titik-jalur-magelang-boyolali-tak-dapat-dilewati