Samirono, 20 September 2022- Dalam
rangka meratifikasi SDGs dilingkup global kedalam tatanan nasional, pemerintah
Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 mencanangkan
17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan sasaran pembangunan
nasional. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik tahun 2000 sebanyak 43 persen
penduduk Indonesia ada di desa, hal ini mengindikasikan bahwa apabila ditinjau
dari sisi tujuan pembangunan maka ada 6 tujuan pembangunan berkelanjutan
berkaitan erat dengan desa (A. Halim Iskandar, 2020). Tujuan pembangunan
berkelanjutan di tingkat desa adalah pembangunan total atas desa disertai
dengan manfaatnya yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat desa. Manfaat
tersebut diharapkan akan terus berkelanjutan hingga generasi-generasi
mendatang. Harapan yang ingin diwujudkan melalui pembanguanan yang
berkelanjutan antara lain desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa layak air
bersih dan sanitasi, desa mandiri energi dengan energi bersih dan terbarukan, desa
dengan pertumbuhan ekonomi merata, desa sadar lingkungan serta tanggap
perubahan iklim.
Dinas Energi
dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk mendukung tujuan
pembangunan berkelanjutan. Melalui Cabang Dinas ESDM Wilayah Ungaran Telomoyo, komitmen
tersebut ditunjukkan dalam kegiatan pembangunan digester biogas sebanyak total
50 unit dimulai tahun 2021 sampai dengan tahun 2022 ditingkat Desa tepatnya di
Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Kegiatan pembangunan
digester biogas tersebut juga merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah kepada masyarakat desa dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi
karena dilaksanakan dengan metode swakelola tipe 4 padat karya.
Kepala
Cabang Dinas ESDM Wilayah Ungaran Telomoyo, Gunawan, menyebut komitmen Dinas
ESDM Jawa Tengah dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan
diimplementasikan oleh Cabang Dinas ESDM Wilayah Ungaran Telomoyo melalui program
pembangunan digester biogas. Pembangunan digester biogas tersebut tidak hanya
memiliki manfaat untuk mereduksi limbah kotoran ternak menjadi gas metan untuk
keperluan memasak tetapi juga memberikan manfaat secara langsung kepada
masyarakat penerima melalui transfer pengetahuan sebagai akibat dari
dipergunakannya metode pengadaan secara swakelola tipe 4 padat karya.
“Kemandirian
energi merupakan sebuah keniscayaan, energi fosil yang terbatas jumlahnya
seyogyanya menjadi pemacu untuk terus mengembangkan energi-energi lain yang
bersih dan terbarukan. Selanjutnya penting sekali untuk mengoptimalkan hasil
biogas yang telah didapatkan ini agar selain dimanfaatkan hasil gasnya tetapi
juga bisa mendatangkan pendapatan pada pemiliknya untuk peningkatan taraf ekonomi”,
jelas Gunawan dalam sela-sela meninjau lokasi penerima hibah digester biogas
tahun 2022.
Masyarakat desa samirono nampak sangat
antusias ketika menerima hibah digester biogas tersebut. Diungkapkan oleh Suwadi
warga dusun Pongangan Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang,
manfaat memiliki digester biogas sangat terasa sekali apalagi dimasa pandemi
dan pasca pandemi. Biaya hidup semakin meningkat, kebutuhan juga semakin
meningkat, dengan memiliki digester biogas setidaknya meringankan biaya
kebutuhan primer sehari-hari untuk memasak karena tidak perlu membeli gas LPG
selama digester terus diisi dengan limbah kotoran ternak secara berkala dan
dirawat dengan baik.
“Biogas ini
sangat bermanfaat sekali, keluarga kami sampai dengan tiga bulan ini belum
membeli gas LPG dikarenakan gas yang dihasilkan oleh digester biogas sudah
cukup untuk keperluan memasak sehari-hari. Harapan kami kegiatan ini dapat
terus dilaksanakan karena banyak warga desa yang telah melihat secara langsung
manfaatnya”, ujar Suwadi yang selama tiga bulan telah menikmati gas dari limbah
kotoran ternaknya.
Hasil yang
sangat positif dari kegiatan pembangunan digester biogas secara swakelola tipe
4 padat karya ini menjadi semangat pemerintah provinsi jawa tengah untuk terus
bekerja bersama masyarakat dan terus berinovasi agar dapat menghasilkan manfaat
bagi masyarakat Jawa Tengah khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Kontak Media:
ungarantelomoyo@esdm.jatengprov.go.id, +62 821-4419-8282